Rabu, 04 Juni 2014

VIRTUAL LAN







VLAN

Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.

Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team .



Keuntungan VLAN

Penerapan sebuah teknologi VLAN memungkinkan sebuah jaringan menjadi lebih fleksibel untuk mendukung tujuan bisnis. Berikut ini beberapa keuntungan menggunakan VLAN:


  • Security– Departemen yang memiliki data sensitive terpisah dari jaringan yang ada, akan mengurangi peluang pelanggaran akses ke informasi rahasia dan penting.


  • Cost reduction – Penghematan biaya dihasilkan dari tidak diperlukannya biaya yang mahal untuk upgrades jaringan dan efisiensi penggunaan bandwidth dan uplink yang tersedia.


  • Higher performance – Dengan membagi jaringan layer 2 menjadi beberapa worksgroup secara logik (broadcast domain) mengurangi trafik yang tidak diperlukan pada jaringan dan meningkatkan performa.


  • Broadcast storm mitigation – Dengan membagi sebuah jaringan menjadi VLAN mengurangi jumlah peralatan yang berpartisipasi dalam broadcast storm.


  • Improved IT staff efficiency – Dengan VLAN pengelolaan jaringan lebih mudah, karena user-user dengan kebutuhan jaringan yang sama berbagi VLAN yang sama.



  • Simpler project or application management – Memiliki fungsi-fungsi terpisah mempermudah pengelolaan sebuah project atau bekerja dengan aplikasi khusus.


Read more...

Open Shortest Path First (OSPF)






OSPF (Open Shortest Path First) adalah routing protocol yang secara umum bisa digunakan oleh router 
lainnya (cisco, juniper, huawei, dll), maksudnya dari keterangan diatas bahwa routing protocol OSPF ini dapat digunakan seluruh router yang ada di dunia ini bukan hanya cisco, tetapi seluruhnya dapat mengadopsi routing protocol OSPF.

OSPF ini termasuk di kategori Link-state routing protocol (sama seperti EIGRP), Link-state routing protocol ini ciri2nya memberikan informasi ke semua router, sehingga setiap router bisa melihat topologinya masing2. Cara updatenya itu secara Triggered update, maksudnya tidak semua informasi yg ada di router akan dikirim seluruhnya ke router2 lainnya, tetapi hanya informasi yang berubah/bertambah/berkurang saja yang akan di kirim ke semua router dalam 1 area, sehingga meng-efektifkan dan meng-efisienkan bandwidth yg ada, lalu convergencenya antar router sangatlah cepat dikarenakan informasi yg berubah/bertambah/berkurang saja yang dikirim ke router2 lainnya. Trus tidak mudah terjadi Routing loops, jika teman2 menggunakan routing protocol OSPF maka dibutuhkan power memory dan proses yang lebih besar, dan OSPF itu susah utk di konfigurasi.
OSPF berdasarkan Open Standard, maksudnya adalah OSPF ini dapat dikembangkan dan diperbaiki oleh vendor2 lainnya.

Hal-hal dasar yang perlu di ketahui ttg Link-state

- Link-state menggunakan hello packet untuk mengetahui keadaan router tetangganya (bukan keseluruhan), apakah masih hidup ataukah sudah mati.
- Menggunakan hello information dan LSAs (Link-state advertisement) yang diterima oleh router lain utk membuat database (topological database) ttg networknya di masing2 router
- Menggunakan algoritma SPF utk mengkalkulasi jarak terpendek utk ke setiap network
- Support CIDR dan VLSM

Hal-hal dasar yang perlu di ketahui ttg OSPF
OSPF dalam menentukan Best Path (Jalur terbaiknya) berdasarkan :

- Cost yang berdasarkan speed dari link (bandwidth)
- Speed dari linknya (bandwidth)
- Cost yang paling kecil dari link OSPF

OSPF mempunyai empat tipe dari network :

- Broadcast Multi-access, ini seperti ethernet
- NonBroadcast Multi-access (NBMA), ini seperti penggunaan pada Frame Relay
- Point-to-point networks
- Point-to-multipoint networks

Untuk mengurangi angka pertukaran informasi antara router2 tetangga dalam satu network (area), OSPF memilih/membuat DR (Designated Router) dan BDR (Backup Designated Router) untuk mengurangi beban dari router2 yg ada. Bila ada perubahan.. maka router yg terdapat perubahan tersebut akan mengirimkan updatenya ke DR terlebih dahulu, lalu DR akan membagi-bagikan update terbarunya ke router2 lainnya secara multicast dengan alamat 224.0.0.5 ke seluruh router OSPF. CMIIW. Intinya.. DR Itu Presidennya dan BDR itu wakil presidennya.
Lalu, kenapa ada DR dan BDR?? pada umumnya dengan rumus ini n*(n-1)/2 akan memberikan adjecency router yang terjadi. Coba bayangkan bila ada 10-15 router.. berarti adjecency relationship yg dikirim setiap router akan banyak sekali kan?!?! berarti traffic akan meningkat dan performa link akan menurun, oleh karena itu dibutuhkan DR dan BDR. Inga2…!!! dalam pemilihan DR dan BDR hanya dapat dilakukan bila tipe networknya adalah Broadcast Multi-access dan NonBroadcast Mulit-access..

- Hello packet dikirim ke router tetangga pada Broadcast Multi-access dan point-to-point itu standarnya adalah 10 detik

- Hello packet dikirim ke router tetangga pada NonBroadcast Multi-access (NBMA) itu standarnya adalah 30 detik

Pada OSPF memiliki 3 table di dalam router :

1. Routing table
2. Adjecency database
3. Topological database

Penjelasan :
1. Routing table : Routing table biasa juga dipanggil sebagai Forwarding database. Database ini berisi the lowest cost utk mencapai router2/network2 lainnya. Setiap router mempunyai Routing table yang berbeda-beda.
2. Adjecency database : Database ini berisi semua router tetangganya. Setiap router mempunyai Adjecency database yang berbeda-beda.
3. Topological database : Database ini berisi seluruh informasi tentang router yang berada dalam satu networknya/areanya.

Dari tadi saya menyebutkan Area, tapi tidak menjelaskan area itu maksdunya bgmn. Klo di dalam EIGRP kita mengenal Internal Route dan External Route (Temen2 bisa baca lagi postingan saya tentang Penjelasan Singkat Tentang EIGRP), nah Area dalam OSPF itu sama maksudnya dengan yg Internal Route dan External Route cmn hanya beda nama saja.


Cara Menggunakan OSPF
Router(config)#router ospf process-id
Router(config-router)#network address wildcard-mask area area-id

Penjelasan sedikit tentang command diatas.
process-id itu bisa digunakan antara nomor 1 dan 65,535. Nah yang wildcard-mask itu caranya adalah membalikkan subnet-mask. ex: subnet-mask = 255.255.255.0 lalu wildcard-mask = 0.0.0.255. area-id itu dapat digunakan dari angka 0 to 65,535. Dalam OSPF setidaknya kita harus punya area 0. area 0 sering disebut sebagai backbone.. dan setiap area2 lainnya yang ingin dibuat harus terkoneksi ke area 0. Bila router tersebut dalam ruang lingkup backbone, maka area-idnya harus 0.


Cara Setting OSPF Priority di Interface
Router(config)#interface fastethernet 0/0
Router(config-if)#ip ospf priority 0-255

Cara tersebut utk membuat interface dipilih menjadi DR, tapi ingat.. priority terbesar lah yang akan dipilih menjadi DR dan priorty ke 2 yg akan dipilih menjadi BDR. Klo interface tidak di setting priority, berarti interface memiliki priority yg default atau priority = 1.


Verifying OSPF Configurate
Router#show ip protocol
Router#show ip route
Router#show ip ospf interface
Router#show ip ospf
Router#show ip ospf neighbor detail
Router#show ip ospf database


Keuntungan menggunakan OSPF

* Speed of convergence
* Support for Variable Length Subnet Mask (VLSM)
* Network size
* Path selection
* Grouping of members
Read more...

TERMINAL SERVICE







Terminal Services merupakan sebuah layanan yang dapat digunakan untuk mengakses aplikasi atau data yang disimpan dalam komputer jarak jauh melalui sebuah koneksi jaringan. Dengan meluncurkan sistem operasi Microsoft Windows NT 4.0 Server, Terminal Server Edition, Microsoft mulai masuk ke dalam pasar enterprise, yang masih mengandalkan mainframe tua, sehingga mereka dapat melakukan upgrade ke sistem operasi baru.


Layanan Terminal Services dalam Windows NT Terminal Server Edition berjalan di atas protokol yang disebut dengan RDP (Remote Desktop Protocol). Protokol ini dikembangkan pada versi-versi Windows NT selanjutnya. Pada Windows XP Professional, Microsoft juga menyediakan layanan Terminal Service, meskipun hanya dapat digunakan oleh seorang user, dengan menggunakan fitur Remote Desktop.

Sebelum Windows Terminal Services

Pada tahun 1993, Microsoft meluncurkan sistem operasi terbarunya yang ditujukan untuk pasar enterprise, yang disebut sebagai Windows NT 3.1. Meskipun demikian, versi Windows NT ini memiliki banyak sekali kekurangan, dilihat dari segi fitur, jika dibandingkan dengan saingannya, sistem operasi UNIX dan juga Novell NetWare yang telah lama terjun di pasar sistem operasi jaringan dan enterprise. Salah satu kekurangannya adalah bahwa Windows NT 3.1 (dan NT 3.5 serta 3.51) tidak memiliki fitur "multiple-user", seperti halnya UNIX. Karenanya, pada tahun 1994, Microsoft memberikan akses kepada Citrix Systems terhadap kode sumber Windows NT untuk mengembangkan aplikasi tambahan untuk menjadikan Windows NT seperti halnya UNIX: memiliki fitur multiple-user. Aplikasi tambahan ini disebut dengan Citrix WinFrame dan sangat sukses pada zamannya.

Ed Iacobucci, pendiri Citrix Systems, adalah orang yang telah mengembangkan konsep WinFrame. Pada tahun 1978 hingga 1989, ia bekerja di bawah nama IBM untuk mengembangkan sistem operasi IBM OS/2. Ia memiliki visi mengenai komputer-komputer berbeda dapat mengakses server berbasis OS/2 melalui sebuah jaringan, dengan sebuah teknik yang kemudian mengarahkannya kepada sistem dengan banyak pengguna (multiple-user system). Akan tetapi, IBM, pada saat itu, tidak mengiyakannya, sehingga Ed Iacobucci pun keluar dari IBM dan pada tahun 1989, beliau mendirikan Citrix Systems. Produk-produk Citrix pertama adalah program-program berbasis IBM OS/2, dan dianggap kurang sukses; dan semua itu mulai berubah saat Windows NT muncul ke pasaran.


Read more...

JARINGAN BACKBONE






Backbone adalah Link internet berkecepatan tinggi yang menghubungkan link-link berkapasitas lebih kecil. Umumnya backbone Internet menghubungkan semua tempat/daerah di satu negara, antar negara, atau antar benua. Backbone terdiri dari dua bagian, yaitu distributed backbone dan collapsed backbone.

Backbone Network
adalah mekanisme sambungan primer suatu jaringan terdistribusi yang berstruktur hierarkis. Semua sistem yang memiliki sambungan ke sebuah sistem lanjutan pada jaringan backbone, akan juga memiliki sambungan ke jaringan lainnya.

Backbone Router
Sistem berkapasitas tinggi yang mengarahkandan meneruskan atus informasi melintasi backbone jaringan pada saluran leased line.

Backbone merupakan sebuah teknik yang digunakan dalam penggabungan beberapa jaringan lokal pada masing-masing lantai dari bangunan bertingkat dengan menggunakan satu jalur kabel utama dan khusus. Backbone merupakan jalan, saluran utama, atau bisa disebut dengan jalan tol dalam sebuah jaringan.
Teknik backbone merupakan teknik yang paling banyak digunakan karena dapat mencega bottleneck yang terjadi pada server. Kabel yang digunakan biasanya adalah jenis serat optik, kabel RG-58, atau RG-8. Sedangkan konektor yang digunakan adalah ST untuk serat optik, BNC untuk kabel RG-58, dan AUI untuk kabel RG-8.

Alasan penggunaan jaringan backbone:

• Semakin meningkatnya kebutuhan interkoneksi antar jaringan lokal yang ada
• Meningkatnya kecepatan transfer data khususnya untuk data grafis, video, dan audio, karena kecepatan transfer data FDDI dapat mencapai 100 Mbps
• Konsep instalasi dan manajemen jaringan backbone lebih sederhana, tetapi jarak jangkauan dapat lebih luas dan jauh
• Jaringan backbone dapat meningkatkan kemampuan dan mengatasi bottleneck transfer


Pada prinsipnya Infrastruktur Telekomunikasi dapat dibagi menjadi 3 bagian utama yaitu :


  1. Back bone Internasional, yaitu jaringan yang menghubungkan trafik domestik ke jaringan internasional, sarana utama yang digunakan adalah kabel optik bawah laut dan satelit internasional dan regional.
  2. Backbone Domestik, adalah sarana infrastruktur yang menghubungkan kota-kota di seluruh Indonsia. Untuk hubungan kota-kota metropolitan di bagian barat Indonesia pada umumnya telah terhubung dengan kabel optik, sedangkan satelit dan radio teresterial telah terhubung ke seluruh wilayah Indonesia, rincian detail masing-masing bakbone akan diuraikan pada slide selanjutnya.
  3. Jaringan Akses, adalah jaringan yang terhubung langsung ke pelanggan. Jaringan inilah yang memerlukan investasi yang sangat besar dengan berbagai macam variasi teknologi. Secara garis besarnya dibagi mencadi dua, yautu yang menggunakan media kabel dan wireless. Umumnya jumlah pelanggan dari masing-masing operator menggambarkan jumlah akses yang tersedia.



Read more...

Membangun Jaringan 4 gedung,4 lantai,3ruang.dengan 40 PC






Uraian Gambar :

A.    Perancangan Jaringan pada 4 Gedung

Jaringan dibawah ini terdiri dari 4 gedung, yang mana menggunakan 5 Router dan 4 swicth utama 24 port tiap gedung, sbb;Dari gambar dapat dijelaskan bahwa pada 5 router tadi digunakan 1 router sebagai Master Mikrotik Router dengan user manager 192.168.1.1/24, dengan pengaturan Mikrotik routernyamemiliki 2 interface yaitu:

• Interface (public/ether 1)

Interface public ini berfungsi sebagai penghubung jaringan local ke internet, yang memiliki IP address yang berada pada class yang sama dengan internet. Seperti pada gambar sayamenggunakan Gateway ke internetnya dengan IPaddress: 192.168.189.1/24 , maka untuk interface publicnya saya mengatur IPaddressnya : 192.168.189.200/24

•    Interface (local/ether2)

Interface local ini berfungsi sebagai penghubung jaringan local ke mikrotik router yangkemudian diteruskan pada interface public. Saya menggunakan IPadress localnya:192.168.1.1/24.Selanjutnya diberi pengaturan IPAddress selanjutnya pada keempat router, dengan :
R1:192.168.1.2/24,
R2: 192.168.1.3/24,
 R3: 192.168.1.4/24,
R4: 192.168.1.2/24.
                                     Nb : R =Router

Kemudian memberi pengaturan implementasi IPAddress apa yang digunakan pada masing-masing gedung,dengan :
G1: 10.10.10.1/24,
G2: 20.20.20.1/24,
G3: 30.30.30.1/24,
G4: 40.40.40.1/24

Nb : G = Gedung


B.    Perancangan Jaringan 4 Gedung Perlantai

 Pengaturan Subnetmask Pergedung:

1.    Gedung 1:

Di gedung 1 terdiri dari :
4 Lantai/40 pc = 160 PC

kelas C.
netmask = 255.255.255.0

    nƘ
=> 40+22
= 6
=> 4264 => 42

Maka netmasknya:11111111. 11111111. 11111111. 11000000 = 255.255.255.192Dengan rentangan 64 perlantai Maka untuk mencari rentangan IP address adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.4.0           -     192.168.4.63
•Untuk lantai 2: 192.168.4.64          -     192.168.4.127
•Untuk lantai 3: 192.168.4.128         -     192.168.4.191
•Untuk lantai 4: 192.168.4.192         -     192.168.4.255

Keterangan: untuk ip awal dan ip akhir tidak dipakai karena diperuntukan untuk net id dan broadcast.
Jadi ip yang bisa dipakai adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.4.1          -       192.168.4.62
•Untuk lantai 2: 192.168.4.65        -       192.168.4.126
•Untuk lantai 3: 192.168.4.129       -       192.168.4.190
•Untuk lantai 4: 192.168.4.193       -          192.168.4.254

Karena menggunakan hanya 40 komputer maka rentangan ip yang digunakan adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.4.1         -     10.10.10.40
•Untuk lantai 2: 192.168.4.65          -     192.168.4.104
•Untuk lantai 3: 192.168.4.129      -     192.168.4.168
•Untuk lantai 4: 192.168.4.193      -    192.168.4.232

2.    Gedung 2:

Di gedung 2 ini juga terdiri dari :
4 lantai / 40 pc = 160 PC

Disini saya juga memakai kelas C.Subnetting: (Sama halnya dengan Gedung 1).Dengan rentangan 64 perlantai Maka untuk mencari rentangan IP address adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.122.0         -     192.168.122.63
•Untuk lantai 2: 192.168.122.64         -     192.168.122.127
•Untuk lantai 3: 192.168.122.128        -     192.168.122.191
•Untuk lantai 4: 192.168.122.192     -     192.168.122.255

Keterangan: untuk ip awal dan ip akhir tidak dipakai karena diperuntukan untuk net id dan broadcast.Jadi ip yang bisa dipakai adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.122.1      - 192.168.122.62
•Untuk lantai 2: 192.168.122.65  - 192.168.122.126
•Untuk lantai 3: 192.168.122.129 - 192.168.122.190
•Untuk lantai 4: 192.168.122.193 - 192.168.122.254

Karena saya menggunakan hanya 40 komputer maka rentangan ip yang saya gunakan adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.122.1 - 192.168.122.40
•Untuk lantai 2: 192.168.122.65 - 192.168.122.104
•Untuk lantai 3: 192.168.122.129 - 192.168.122.168
•Untuk lantai 4: 192.168.122.193 - 192.168.122.232

3.    Gedung 3:
Di gedung 3 ini juga terdiri dari :
4 lantai / 40 pc = 160 PC

Disini saya juga memakai kelas C.Subnetting: (Sama halnya dengan Gedung 1).Dengan rentangan 64 perlantai Maka untuk mencari rentangan IP address adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.122.0     - 192.168.122.63
•Untuk lantai 2: 192.168.122.64     - 192.168.122.127
•Untuk lantai 3: 192.168.122.128     - 192.168.122.191
•Untuk lantai 4: 192.168.122.192     - 192.168.122.255

Keterangan: untuk ip awal dan ip akhir tidak dipakai karena diperuntukan untuk net id dan broadcast.Jadi ip yang bisa dipakai adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.122.1    -     192.168.122.62
•Untuk lantai 2: 192.168.122.65     -     192.168.122.326
•Untuk lantai 3: 192.168.122.129     -     192.168.122.190
•Untuk lantai 4: 192.168.122.193     -     192.168.122.254

Karena saya menggunakan hanya 40 komputer maka rentangan ip yang saya gunakan adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.122.1    -     192.168.122.40
•Untuk lantai 2: 192.168.122.65     -     192.168.122.104
•Untuk lantai 3: 192.168.122.129     -     192.168.122.168
•Untuk lantai 4: 192.168.122.193     -    192.168.122.232

4.    Gedung 4:

Di gedung 3 ini juga terdiri dari :
4 lantai / 40 pc = 160 PC

Disini saya juga memakai kelas C.Subnetting: (Sama halnya dengan Gedung 1).Dengan rentangan 64 perlantai Maka untuk mencari rentangan IP address adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.126.0 - 192.168.126.63
•Untuk lantai 2: 192.168.126.64 - 192.168.126.127
•Untuk lantai 3: 192.168.126.128 - 192.168.126.191
•Untuk lantai 4: 192.168.126.192 - 192.168.126.255

Keterangan: untuk ip awal dan ip akhir tidak dipakai karena diperuntukan untuk net id dan broadcast.Jadi ip yang bisa dipakai adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.126.1     -     192.168.126.62
•Untuk lantai 2: 192.168.126.65     -     192.168.126.126
•Untuk lantai 3: 192.168.126.129     -     192.168.126.190
•Untuk lantai 4: 192.168.126.193     -     192.168.126.254

Karena saya menggunakan hanya 40 komputer maka rentangan ip yang saya gunakan adalah:

•Untuk lantai 1: 192.168.126.1     -     192.168.126.40
•Untuk lantai 2: 192.168.126.65     -     192.168.126.104
•Untuk lantai 3: 192.168.126.129     -     192.168.126.168
•Untuk lantai 4: 192.168.126.193     -     192.168.126.232



Read more...

DATA CENTER





Data Center yang secara harfiah berarti pusat data, adalah suatu fasilitas untuk menempatkan sistem komputer dan equipment-equipment terkait, seperti sistem komunikasi data dan penyimpanan data. Fasilitas ini mencakup catu daya redundant, koneksi komunikasi data redundant, pengontrol lingkungan, pencegah bahaya kebakaran, serta piranti keamanan fisik. Pada era ICT (Information and Communication Technology) saat ini, Data Center telah menjadi satu isu penting di dunia, khususnya bagi para pelaku bisnis. Sebagai inti dari layanan bisnis, maka Data Center harus mampu memberikan layanan optimal, sekalipun terjadinya suatu bencana, sehingga bisnis dalam suatu korporasi harus tetap bertahan hingga menghasilkan laba. Berawal dari peran Data Center yang sangat signifikan, serta dikaitkan dengan berbagai isu yang ada pada Data Center saat ini, terutama Disaster Recovery Planning, maka kajian secara komprehensif dan holistik mengenai Data Center, telah menjadi kritikal isu bagi suatu institusi bisnis sebagai user dan isu yang menguntungkan bagi produsen penyedia infrastruktur dan equipment Data Center. Secara umum Data Center terbagi dua berdasarkan fungsinya :
  1. Internet Data Center, biasanya hanya dioperasikan untuk kebutuhan Internet Service Provider.
  2. Corporate Data Center, dimiliki oleh suatu korporasi atau institusi, untuk mengoperasikan proses bisnis, dengan menggabungkan layanan Internet dan Intranet.


Kriteria perancangan sebuah data center secara umum antara lain adalah:

Ketersediaan
Data center diciptakan untuk mampu memberikan operasi yang berkelanjutan dan terus-menerus bagi suatu perusahaan baik dalam keadaan normal maupun dalam keadaan terjadinya suatu kerusakan yang berarti atau tidak. Data center harus dibuat sebisa mungkin mendekati zero-failure untuk seluruh komponennya.

Scalability dan Flexibility
Data center harus mampu beradaptasi dengan pertumbuhan kebutuhan yang cepat atau ketika adanya servis baru yang harus disediakan oleh data center tanpa melakukan perubahan yang cukup berarti bagi data center secara keseluruhan.

Security
Data center menyimpan berbagai aset perusahaan yang berharga, oleh karenanya sistem keamanan dibuat seketat mungkin baik pengamanan secara fisik maupun pengamanan non-fisik.


SERVICE UTAMA PADA LAYANAN CENTER

Infrastruktur yang Menjamin Kelangsungan Bisnis
Aspek-aspek yang mendukung kelangsungan bisnis ketika terjadi suatu kondisi kritis terhadap data center. Aspek-aspek tersebut meliputi kriteria pemilihan lokasi data center, kuantifikasi ruang data center, laying-out ruang dan instalasi data center, sistem elektrik yang dibutuhkan, pengaturan infrastruktur jaringan yang scalable, pengaturan sistem pendingan dan fire suppression

Infrastruktur Keamanan Data Center
Terdiri dari sistem pengamanan fisik dan non-fisik pada data center. Fitur sistem pengamanan fisik meliputi akses user ke data center berupa kunci akses memasuki ruangan (kartu akses atau biometrik) dan segenap petugas keamanan yang mengawasi keadaan data center (baik di dalam maupun di luar), pengamanan fisik juga dapat diterapkan pada seperangkat infrastruktur dengan melakukan penguncian dengan kunci gembok tertentu. Pengamanan non fisik dilakukan terhadap bagian software atau sistem yang berjalan pada perangkat tersebut, antara lain dengan memasang beberapa perangkat lunak keamanan seperti access control list, firewall, IDS dan host IDS, fitur-fitur keamanan pada Layer 2 (datalink layer) dan Layer 3 (network layer) disertai dengan manajemen keamanan.

Optimasi Aplikasi
Akan berkaitan dengan layer 4 (transport layer) dan layer 5 (session layer) untuk meningkatkan waktu respon suatu server. Layer 4 adalah layer end-to-end yang paling bawah antara aplikasi sumber dan tujuan, menyediakan end-to-end flow control, end-to-end error detection and correction, dan mungkin juga menyediakan congestion control tambahan. Sedangkan layer 5 menyediakan riteri dialog (siapa yang memiliki giliran berbicara/mengirim data), token management (siapa yang memiliki akses ke resource bersama) serta sinkronisasi data (status terakhir sebelum link putus). Berbagai isu yang terkait dengan hal ini adalah load balancing, caching, dan terminasi SSL, yang bertujuan untuk mengoptimalkan jalannya suatu aplikasi dalam suatu sistem.

Infrastruktur IP
Infrastruktur IP menjadi servis utama pada data center. Servis ini disediakan pada layer 2 dan layer 3. Isu yang harus diperhatikan terkait dengan layer 2 adalah hubungan antara ladang server dan perangkat layanan, memungkinkan akses media, mendukung sentralisasi yang reliable, loop-free, predictable, dan scalable. Sedangkan pada layer 3, isu yang terkait adalah memungkinkan fast-convergence routed network (seperti dukungan terhadap default gateway). Kemudian juga tersedia layanan tambahan yang disebut [[Intelligent Network Services]], meliputi fitur-fitur yang memungkinkan application services network-wide, fitur yang paling umum adalah mengenai QoS (Quality of Services), multicast (memungkinkan kemampuan untuk menangani banyak user secara konkuren), private LANS dan policy-based routing.

Storage
Terkait dengan segala infrastruktur penyimpanan. Isu yang diangkat antara lain adalah arsitektur SAN, fibre channel switching, replikasi, backup serta archival.


sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pusat_data
ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2013/02/Data-center.pdf
Read more...

Sabtu, 22 Maret 2014

JARINGAN 5G

Unduh Film Hanya Satu Detik dengan Jaringan 5G




Inggris dan Jerman akan bekerja sama untuk membangun jaringan super cepat 5G. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Inggris, David Cameron dalam pembukaan pameran teknologi tinggi terbesar di dunia, Minggu (9/3/2014).

Cameron mengatakan, inisiatif itu merupakan satu dari tiga area kerja sama Inggris dengan Jerman dalam kolaborasi pengumpulan ide, membagi data, inovasi dan memimpin ide-ide besar. Cameron menyebut kerja sama itu sebagai dunia yang maju lebih cepat.


Jaringan generasi kelima atau 5G akan memungkinkan film dengan durasi panjang diunduh dari internet hanya dalam waktu satu detik


“Ini merupakan hadiah yang diinginkan oleh peneliti di seluruh dunia,” kata Cameron.


Acara tersebut juga dihadiri Kanselir Jerman Angela Merkel. Pada kesempatan itu, Merkel menekankan pentingnya penyamaan aturan tentang perlindungan data. Dia juga meminta pembicaraan tentang perlindungan data dibicarakan bersama Amerika Serikat. Inggris dan Jerman menjadi korban penyadapan yang dilakukan oleh NSA, seperti yang diungkap oleh bekas kontraktor Edward Snowden.


Cameron juga ingin kerja sama antara Inggris dengan Jerman bisa meningkatkan pasar tunggal telekomunikasi dan juga internet sehingga setiap orang bisa saling berbicara melalui internet.


“Ini merupakan potensi besar yang akan mengubah kehidupan manusia,” tegasnya sambil memberi contoh monitor kesehatan yang mengawasi tekanan darah atau detak jantung. 
Read more...

Senin, 17 Maret 2014

Pengguna Windows 8 dan Suka Karaoke, Pasti Suka Aplikasi Ini.


Bagi yang gemar berkaraoke, silahkan mencoba KaKa. Aplikasi karaoke gratis ini akan terkoneksi dengan server-nya yang menyediakan banyak lagu. Produsennya mengklaim tersedia lebih dari dua puluh ribu lagu, walau banyak yang bukan dalam bahasa Inggris. Saat pertama kali dijalankan, aplikasi ini akan menampilkan dua kategori yang berisikan sejumlah lagu. Kategori itu adalah lagu baru dan lagu top. Jika lagu yang Anda inginkan tidak ditampilkan, Anda bisa mengeklik kategori bersangkutan dan melihat pilihan lagu yang lebih banyak.

Bila lagu yang dicari masih belum ditemukan, Anda bisa mencarinya melalui fungi pencarian. Anda cukup memasukkan judul dari lagu yang diinginkan dan KaKa akan menampilkan lagu tersebut jika tersedia. Andai lupa akan judulnya, Anda juga bisa memasukkan nama dari sang penyanyi. Nantinya KaKa akan menampilkan sejumlah lagu yang dimilikinya dari sang penyanyi. Seperti halnya mesin pencarian umumnya, kadang kala lagu lain yang punya kemiripan kata kunci turut dimunculkan.


Setelah memilih lagu yang diinginkan, Anda tinggal menunggu aplikasi ini mengunduh lagu bersangkutan. Ketika selesai, Kaka akan memainkan musiknya beserta teks dengan penanda agar Anda bisa bernyanyi dengan pewaktuan yang tepat.
Read more...

Rabu, 11 Desember 2013

LAPORAN 8 - VIRTUAL PRIVATE NETWORK

LAPORAN 8
Virtual Private Network

IP Tunneling




Read more...

Selasa, 19 November 2013

LAPORAN 7 - KONFIGURASI WLAN

LAPORAN 7
Konfigurasi WLAN


Read more...

Sabtu, 16 November 2013

BEDA IPV4 DAN IPV6


Alamat IP versi 4




Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.

Jenis-jenis Alamat

Alamat IPv4 terbagi menjadi beberapa jenis, yakni sebagai berikut :

  1. Alamat Unicast, merupakan alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah Internetwork IP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point atau one-to-one. 
  2. Alamat Broadcast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone. 
  3. Alamat Multicast, merupakan alamat IPv4 yang didesain agar diproses oleh satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many.

Alamat IP versi 6





Alamat IP versi 6 (sering disebut sebagai alamat IPv6) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 6. Panjang totalnya adalah 128-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 2128=3,4 x 1038 host komputer di seluruh dunia. Contoh alamat IP versi 6 adalah 21DA:00D3:0000:2F3B:02AA:00FF:FE28:9C5A.



Jenis-jenis Alamat

IPv6 mendukung beberapa jenis format prefix, yakni sebagai berikut :

  1. Alamat Unicast, yang menyediakan komunikasi secara point-to-point, secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.
  2. Alamat Multicast, yang menyediakan metode untuk mengirimkan sebuah paket data ke banyak host yang berada dalam group yang sama. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-many.
  3. Alamat Anycast, yang menyediakan metode penyampaian paket data kepada anggota terdekat dari sebuah group. Alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini juga digunakan hanya sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberikan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.

Jika dilihat dari cakupan alamatnya, alamat unicast dan anycast terbagi menjadi alamat-alamat berikut :
  1. Link-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam satu subnet.
  2. Site-Local, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam sebuah intranet.
  3. Global Address, merupakan sebuah jenis alamat yang mengizinkan sebuah komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya dalam Internet berbasis IPv6.
  4. Sementara itu, cakupan alamat multicast dimasukkan ke dalam struktur alamat.




Berikut adalah perbedaan antara IPv4 dan IPv6 menurut Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo):

Fitur


IPv4 : Jumlah alamat menggunakan 32 bit sehingga jumlah alamat unik yang didukung terbatas 4.294.967.296 atau di atas 4 miliar alamat IP saja. NAT mampu untuk sekadar memperlambat habisnya jumlah alamat IPv4, namun pada dasarnya IPv4 hanya menggunakan 32 bit sehingga tidak dapat mengimbangi laju pertumbuhan internet dunia.


IPv6 : Menggunakan 128 bit untuk mendukung 3.4 x 10^38 alamat IP yang unik. Jumlah yang masif ini lebih dari cukup untuk menyelesaikan masalah keterbatasan jumlah alamat pada IPv4 secara permanen.

Routing

IPv4 : Performa routing menurun seiring dengan membesarnya ukuran tabel routing. Penyebabnya pemeriksaan header MTU di setiap router dan hop switch.
IPv6 : Dengan proses routing yang jauh lebih efisien dari pendahulunya, IPv6 memiliki kemampuan untuk mengelola tabel routing yang besar.

Mobilitas

IPv4 : Dukungan terhadap mobilitas yang terbatas oleh kemampuan roaming saat beralih dari satu jaringan ke jaringan lain.
IPv6 : Memenuhi kebutuhan mobilitas tinggi melalui roaming dari satu jaringan ke jaringan lain dengan tetap terjaganya kelangsungan sambungan. Fitur ini mendukung perkembangan aplikasi-aplikasi.

Keamanan

IPv4 : Meski umum digunakan dalam mengamankan jaringan IPv4, header IPsec merupakan fitur tambahan pilihan pada standar IPv4.
IPv6 : IPsec dikembangkan sejalan dengan IPv6. Header IPsec menjadi fitur wajib dalam standar implementasi IPv6.

Ukuran header

IPv4 : Ukuran header dasar 20 oktet ditambah ukuran header options yang dapat bervariasi.
IPv6 : Ukuran header tetap 40 oktet. Sejumlah header pada IPv4 seperti Identification, Flags, Fragment offset, Header Checksum dan Padding telah dimodifikasi.

Header checksum

IPv4 : Terdapat header checksum yang diperiksa oleh setiap switch (perangkat lapis ke 3), sehingga menambah delay.
IPv6 : Proses checksum tidak dilakukan di tingkat header, melainkan secara end-to-end. Header IPsec telah menjamin keamanan yang memadai

Fragmentasi

IPv4 : Dilakukan di setiap hop yang melambatkan performa router. Proses menjadi lebih lama lagi apabila ukuran paket data melampaui Maximum Transmission Unit (MTU) paket dipecah-pecah sebelum disatukan kembali di tempat tujuan.
IPv6 : Hanya dilakukan oleh host yang mengirimkan paket data. Di samping itu, terdapat fitur MTU discovery yang menentukan fragmentasi yang lebih tepat menyesuaikan dengan nilai MTU terkecil yang terdapat dalam sebuah jaringan dari ujung ke ujung.

Configuration

IPv4 : Ketika sebuah host terhubung ke sebuah jaringan, konfigurasi dilakukan secara manual.
IPv6 : Memiliki fitur stateless auto configuration dimana ketika sebuah host terhubung ke sebuah jaringan, konfigurasi dilakukan secara otomatis.

Kualitas Layanan

IPv4 : Memakai mekanisme best effort untuk tanpa membedakan kebutuhan.
IPv6 : Memakai mekanisme best level of effort yang memastikan kualitas layanan. Header traffic class menentukan prioritas pengiriman paket data berdasarkan kebutuhan akan kecepatan tinggi atau tingkat latency tinggi.




Read more...

Senin, 04 November 2013

Fakta-fakta Unik Seputar Dunia IT



Asal Usul Apel di Logo Apple

Gambar buah apel yang tergigit menjadi logo Apple yang begitu populer saat ini. Awalnya, perusahaan Steve Jobs tersebut menggunakan logo bergambar Isaac Newton yang sedang duduk di bawah pohon apel. Logo yang didesain Ronald Wayne ini dibuat tahun 1976.


Logo itu kemudian diubah Rob Janoff menjadi buah apel berpelangi yang digunakan dari tahun 1976-1998. Selanjutnya logo yang digunakan hingga saat ini adalah buah apel tergigit. Konon, gigitan apel tersebut terinspirasi dari Alan Turning, bapak komputer modern yang mengakhiri hidup dengan memakan apel yang mengandung sianida.

DirectX, Ide Sederhana Microsoft


Sebelum adanya DirectX, programer-programer game membuat sendiri alur antara device dengan software. Arsitektur PC sebelum Windows ini memang sangat rumit. Namun Microsoft membuat ide sederhana yakni membuat utility yang memudahkan programer ‘berbicara’ secara langsung kepada hardware. Ide ini mulai diperkenalkan tahun 1995 dan akhirnya menjadi standar pengembangan multimedia pada platfrom Windows dengan diberi nama DirectX.

Tahukah Anda Kantor Pertama Google

Larry Page dan Sergey Brin adalah dua tokoh utama di balik kesuksesan Google. Sebelum meraksasa seperti sekarang atau saat mereka berusia 24 tahun, pondasi bisnis Google dibangun dari sebuah garasi yang juga merangkap sebagai kantor.

Pencipta WWW

Tim Berners Lee adalah sang penemu konsep World Wide Web (www) pertama kali pada tahun 1991. Hingga kini ia adalah orang yang sangat rendah hati.

Salah satu kontribusi terbesarnya dalam memajukan World Wide Web adalah dengan tidak mempatenkannya sehingga masih dapat digunakan secara bebas. Cobalah anda beripikir seandainya ia dulu mematenkan konsep www tersebut, barangkali internet tak akan seperti sekarang.

PC Pertama IBM

Personal Computer (PC) adalah konsep komputer untuk pengguna perorangan yang diwujudkan oleh IBM pada 1981. Model pertama IBM PC adalah 5150 yang berbasis prosesor Intel 8088 dan sistem operasi Microsoft DOS. Namun mulai 1983, IBM PC mulai tergeser dengan adanya ‘kloning’ pertama yang ditelurkan Compaq.

Pencetus Istilah Trojan Horse

Adalah Daniel Edwards dari National Security Agency (NSA) yang diakui mencetuskan istilah Trojan Horse untuk program jahat yang menyelinap dalam komputer korban. Inspirasinya tentu dari Kuda Troya yang digunakan bangsa Yunani untuk mengalahkan bangsa Troya dan mengambilalih kota Troya.

Mouse 2 Tombol Pertama Dikenalkan

Microsoft pertama kali mengenalkan mouse 2-tombol pada 2 Mei 1983. Namun sukses baru diraup produk yang dirancang untuk Microsoft Word itu pada tahun 1985. Meski dipopulerkan oleh Microsoft, Xerox bisa jadi adalah pihak pertama yang menelurkan mouse 2 tombol ke pasaran pada 1970-an.

Aksi ‘Hacking’ Bill Gates Muda

Sewaktu muda Gates dikenal gemar mengotak-atik sistem komputer. Termasuk, bersama tiga rekannya, untuk mendapatkan akses gratisan. Namun yang paling unik, saat diminta membuat program penjadwalan di sekolah ia mengatur agar dirinya selalu ditempatkan dalam kelas yang banyak siswa wanita.

Badai Salju Lahirkan Forum Online Pertama

Cikal bakal forum online adalah Computerized Bulletin Board System (CBBS). Program ini digarap oleh Ward Cristensen yang terjebak di rumahnya saat Chicago dilandai badai salju besar tahun 1978. Badai tersebut memberikan waktu bagi Christensen untuk fokus menggarap CBBS selama dua minggu.

Dimana Webserver Pertama Dunia

Webserver pertama di dunia adalah komputer NeXT yang digunakan oleh Tim Berners-Lee. Kini komputer itu dipamerkan dalam sebuah lemari kaca di CERN, Jenewa, Swiss.

Aplikasi Spreadsheet Pertama

Aplikasi spreadsheet (seperti Microsoft Excel) komersial pertama di dunia adalah VisiCalc. Program ini dikembangkan oleh Ed Frankston dan Dan Bricklin untuk digunakan pada komputer Apple II di tahun 1979. ‘Peniru’ yang muncul kemudian termasuk SuperCalc, Microsoft MultiPlan dan Lotus 1-2-3.

Asal Muasal Nama Malware Storm

Keluarga program jahat Storm memperoleh namanya dari video bertajuk ‘Storm Video’ yang berisi pemantauan tim F-Secure terhadap penyebarannya. Video itu dilihat 880.000 kali lebih.

Pengguna Laptop Pertama Dunia

Meski tak sepopuler Osborne 1, GRiD Compass 1100 (1982) kerap disebut sebagai laptop pertama. Saat itu, pengguna yang mampu membeli hanya NASA dan Angkatan Bersenjata AS.

Pemabuk Awali Revolusi Video Game

Para tukang minum minuman beralkohol bisa jadi adalah kelompok yang mengawali revolusi video game. Pasalnya game legendaris Pong pertama kali dipasang pada kedai minum Andy Capp’s di California.

Pegawai pertama Apple Inc

Insinyur komputer Daniel Kottke adalah pegawai pertama Apple Inc. Sahabat Steve Jobs ini dikenal sebagai yang membangun dan menguji Apple I bersama Steve Wozniak.

Suara Startup Windows 95

Suara yang muncul saat Windows 95 dimulai komposisinya dibuat oleh musisi Brian Eno. Ironisnya, mengingat Eno adalah pengguna Macintosh, bisa jadi ia membuatnya di komputer Mac.

Kotak Koin pada Game Arcade Pertama

Game arcade pertama di dunia adalah Computer Space hasil rancangan Nolan Bushnell. Mesin game itu menggunakan kaleng pengencer cat (thinner) untuk menyimpan koin yang dimasukkan pemain.

Koran Pertama yang Online

Koran cetak pertama yang bisa dibaca online adalah Columbus Dispatch. Hal ini terjadi lewat sebuah eksperimen bersama Associated Press dan CompuServe pada 1 Juli 1980.

Bagaimana menyebut @

Orang Indonesia menyebutnya ‘et’ atau ‘a keong’. Di Cina namanya ‘tikus kecil’. Di Swedia dan Denmark namanya ‘belalai gajah’. Di Jerman ’spider monkey’. Di Italia ‘keong’. Orang Israel menyebutnya ’strudel’

Jumlah Kolom dan Baris Microsoft Excel

Tau gak sih, ternyata jumlah kolom pada Microsoft Excel berjumlah 256, yang dimulai dari abjad A hingga IV. Sedangkan jumlah barisnya mencapai 65.536 baris.

Cikal-bakal layanan instant messaging
Cikal-bakal layanan instant messaging adalah layanan bernama ‘talk’ pada Unix. Meski bukan yang pertama, layanan itu populer di kalangan akademisi era 1980-1990?an.

CD Pertama yang Dicetak untuk Dijual

Cakram Digital (CD) pertama yang dicetak (pressed) secara massal untuk dijual di Amerika Serikat adalah ‘Born In The U.S.A’, album musik kondang karya Bruce Springsteen.

Ikon Save dalam Aplikasi Microsoft Word Terbalik

Ikon Save, untuk menyimpan file, dalam aplikasi Microsoft Word merupakan gambar sebuah disket. Namun dibandingkan disket sungguhan, gambar itu ternyata terbalik posisinya.

Folder ‘Terlarang’ di Sistem Operasi Windows

Di sistem operasi Microsoft Windows, pengguna tak akan pernah bisa membuat folder ataupun file dengan nama Con. Ini berlaku untuk semua jenis file. Apa sebabnya? Nama tersebut konon ‘dikunci’ oleh Windows sebagai nama sebuah device.

Pembuat Flash Drive Pertama

Tahukah Anda bahwa Flash Drive pertama kali dibuat oleh IBM? Tahun 1998 IBM merancang produk tersebut sebagai pengganti floppy drive pada notebook ThinkPad-nya. Meskipun demikian, IBM memilih tak mematenkan karya tersebut.

Tahukah Anda Spesifikasi Hardisk Pertama

Hardisk diciptakan pertama kali oleh insinyur IBM, Reynold Johnson di tahun 1952. Terdiri dari 50 piringan berukuran 2 kaki (0,6 meter), kecepatan rotasinya mencapai 1200 rpm dengan kapasitas penyimpanan 5 MB. Hardisk jaman sekarang ada yang selebar 0,6 cm dengan kapasitas 400 GB.

Tahukah Asal-usul Lambang @ di E-mail

Kehadiran e-mail atau surat elektronik memudahkan pekerjaan kita, terutama untuk mengirim file-file secara cepat. Dalam alamat e-mail, kita menggunakan lambang @ atau yang sering dibaca at. Namun, tahukah Anda asal-usul lambang yang begitu sederhana tapi penting itu?

Di tahun 1972, seorang insinyur pendiam bernama Ray Tomlison sukses mengirimkan e-mail pertama antara dua mesin. Waktu itu ia memilih menggunakan lambang @. Alasannya ternyata sederhana, karena menurutnya lambang itu lumayan membantu sebab mirip huruf a untuk address atau alamat lembaga pemilik e-mail yang dituju. Dari sinilah lambang @ terus dipakai hingga sekarang.

Mitos di Balik Maskot Linux

Tahukah anda nama pinguin lucu menggemaskan yang menjadi maskot Linux? Ya namanya adalah Tux.
Tux ini konon berasal dari kata Torvald + Unix = Tux. Linus Torvald sendiri adalah sang perintis pengembangan Kernel Linux. Penamaan ini mirip dengan penamaan Linux yang merupakan gabungan dari Linus + Unix.

Ada sebuah kisah, yang entah benar atau tidak, tentang mengapa sesosok pinguin yang dijadikan Torvalds sebagai logo Linux. Konon pada suatu hari Torvalds pernah dipatuk oleh seekor pinguin saat berjalan-jalan di taman Perth.
Setelah dipatuk, ia pun menjadi demam selama berhari-hari. Kemudian ia berpikir bahwa pinguin ini cocok digunakan sebagai logo Linux.

Dengan badan pinguin yang gemuk, tersenyum, lucu, menggemaskan dan digambarkan
sedang beristirahat, akhirnya Tux dipilih sebagai maskot Linux. Tux yang digunakan secara ‘resmi’ adalah buatan Larry Ewing.

Nama Kode Prosesor dan IC

Intel gemar menggunakan nama geografis, terutama sungai di Amerika Serikat bagian barat, untuk menyebut produknya yang masih dalam pengembangan misalnya Deschutes atau Willamette. Sedangkan AMD lebih memilih nama kota-kota seperti Manchester, Newcastle atau Brisbane


sumber : http://ilmukomputer91.blogspot.com/2012/10/fakta-fakta-unik-seputar-dunia-it.html
Read more...

Rabu, 30 Oktober 2013

LAPORAN 6 - NAT, DNS DAN DHCP

LAPORAN 6
Network Address Translation, Domain Name System dan Dynamic  Host  Configuration  Protocol 



Read more...

Sabtu, 26 Oktober 2013

FIBER OPTIC



Fiber Optic (Serat Optic)

Serat optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED[1]. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.
Perkembangan teknologi serat optik saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mentransmisikan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional. Dengan demikian serat optik sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi[2]. Pada prinsipnya serat optik memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat didalamnya.
Efisiensi dari serat optik ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh serat optik.


Perkembangannya

1. Generasi pertama (mulai 1975)

Sistem masih sederhana dan menjadi dasar bagi sistem generasi berikutnya, terdiri dari : alat encoding : mengubah input (misal suara) menjadi sinyal listrik transmitter : mengubah sinyal listrik menjadi sinyal gelombang, berupa LED dengan panjang gelombang 0,87 mm. serat silika : sebagai penghantar sinyal gelombang repeater : sebagai penguat gelombang yang melemah di perjalanan receiver : mengubah sinyal gelombang menjadi sinyal listrik, berupa fotodetektor alat decoding : mengubah sinyal listrik menjadi output (misal suara) Repeater bekerja melalui beberapa tahap, mula-mula ia mengubah sinyal gelombang yang sudah melemah menjadi sinyal listrik, kemudian diperkuat dan diubah kembali menjadi sinyal gelombang. Generasi pertama ini pada tahun 1978 dapat mencapai kapasitas transmisi sebesar 10 Gb.km/s.


2. Generasi kedua (mulai 1981)

Untuk mengurangi efek dispersi, ukuran teras serat diperkecil agar menjadi tipe mode tunggal. Indeks bias kulit dibuat sedekat-dekatnya dengan indeks bias teras. Dengan sendirinya transmitter juga diganti dengan diode laser, panjang gelombang yang dipancarkannya 1,3 mm. Dengan modifikasi ini generasi kedua mampu mencapai kapasitas transmisi 100 Gb.km/s, 10 kali lipat lebih besar daripada generasi pertama.


3. Generasi ketiga (mulai 1982)

Terjadi penyempurnaan pembuatan serat silika dan pembuatan chip diode laser berpanjang gelombang 1,55 mm. Kemurnian bahan silika ditingkatkan sehingga transparansinya dapat dibuat untuk panjang gelombang sekitar 1,2 mm sampai 1,6 mm. Penyempurnaan ini meningkatkan kapasitas transmisi menjadi beberapa ratus Gb.km/s.


4. Generasi keempat (mulai 1984)

Dimulainya riset dan pengembangan sistem koheren, modulasinya yang dipakai bukan modulasi intensitas melainkan modulasi frekuensi, sehingga sinyal yang sudah lemah intensitasnya masih dapat dideteksi. Maka jarak yang dapat ditempuh, juga kapasitas transmisinya, ikut membesar. Pada tahun 1984 kapasitasnya sudah dapat menyamai kapasitas sistem deteksi langsung. Sayang, generasi ini terhambat perkembangannya karena teknologi piranti sumber dan deteksi modulasi frekuensi masih jauh tertinggal. Tetapi tidak dapat disangkal bahwa sistem koheren ini punya potensi untuk maju pesat pada masa-masa yang akan datang.


5. Generasi kelima (mulai 1989)

Pada generasi ini dikembangkan suatu penguat optik yang menggantikan fungsi repeater pada generasi-generasi sebelumnya. Sebuah penguat optik terdiri dari sebuah diode laser InGaAsP (panjang gelombang 1,48 mm) dan sejumlah serat optik dengan doping erbium (Er) di terasnya. Pada saat serat ini disinari diode lasernya, atom-atom erbium di dalamnya akan tereksitasi dan membuat inversi populasi*, sehingga bila ada sinyal lemah masuk penguat dan lewat di dalam serat, atom-atom itu akan serentak mengadakan deeksitasi yang disebut emisi terangsang (stimulated emission) Einstein. Akibatnya sinyal yang sudah melemah akan diperkuat kembali oleh emisi ini dan diteruskan keluar penguat. Keunggulan penguat optik ini terhadap repeater adalah tidak terjadinya gangguan terhadap perjalanan sinyal gelombang, sinyal gelombang tidak perlu diubah jadi listrik dulu dan seterusnya seperti yang terjadi pada repeater. Dengan adanya penguat optik ini kapasitas transmisi melonjak hebat sekali. Pada awal pengembangannya hanya dicapai 400 Gb.km/s, tetapi setahun kemudian kapasitas transmisi sudah menembus harga 50 ribu Gb.km/s.


6. Generasi keenam

Pada tahun 1988 Linn F. Mollenauer memelopori sistem komunikasi soliton. Soliton adalah pulsa gelombang yang terdiri dari banyak komponen panjang gelombang. Komponen-komponennya memiliki panjang gelombang yang berbeda hanya sedikit, dan juga bervariasi dalam intensitasnya. Panjang soliton hanya 10-12 detik dan dapat dibagi menjadi beberapa komponen yang saling berdekatan, sehingga sinyal-sinyal yang berupa soliton merupakan informasi yang terdiri dari beberapa saluran sekaligus (wavelength division multiplexing). Eksperimen menunjukkan bahwa soliton minimal dapat membawa 5 saluran yang masing-masing membawa informasi dengan laju 5 Gb/s. Cacah saluran dapat dibuat menjadi dua kali lipat lebih banyak jika digunakan multiplexing polarisasi, karena setiap saluran memiliki dua polarisasi yang berbeda. Kapasitas transmisi yang telah diuji mencapai 35 ribu Gb.km/s.
Cara kerja sistem soliton ini adalah efek Kerr, yaitu sinar-sinar yang panjang gelombangnya sama akan merambat dengan laju yang berbeda di dalam suatu bahan jika intensitasnya melebihi suatu harga batas. Efek ini kemudian digunakan untuk menetralisir efek dispersi, sehingga soliton tidak akan melebar pada waktu sampai di receiver. Hal ini sangat menguntungkan karena tingkat kesalahan yang ditimbulkannya amat kecil bahkan dapat diabaikan. Tampak bahwa penggabungan ciri beberapa generasi teknologi serat optik akan mampu menghasilkan suatu sistem komunikasi yang mendekati ideal, yaitu yang memiliki kapasitas transmisi yang sebesar-besarnya dengan tingkat kesalahan yang sekecil-kecilnya yang jelas, dunia komunikasi abad 21 mendatang tidak dapat dihindari lagi akan dirajai oleh teknologi serat optik.


Kelebihannya


  • Lebar jalur besar dan kemampuan dalam membawa banyak data, dapat memuat kapasitas informasi yang sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan
  • Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi
  • Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang
  • Imun, kekebalan terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio
  • Non-Penghantar, tidak ada tenaga listrik dan percikan api
  • Tidak berkarat



Kelemahan


  • Penyerapan (Absorption)
  • Kehilangan cahaya yang disebabkan adanya kotoran dalam serat optik.
  • Penyebaran (Scattering)
  • Kehilangan radiasi (radiative losses)



Struktur



Secara garis besar fiber optik memiliki 3 struktur dasar, yaitu :

a. Core (Inti)
Berfungsi untuk menentukan cahaya perambat dari satu ujung ke ujung yang lain. Terbuat dari bahan kuarsa dengan kualitas yang sangat tinggi, merupakan bagian utama dari fiber optic karena terjadi permabatan cahaya di sini. Diameternya adalah 10-50(simbol(mu)m), ukuran core sangat mempengaruhi fiber optik.

b. Cladding (Lapisan)
Berfungsi sebagai cermin, yakni memantulkan cahaya agar dapat merambat ke ujung lainnya. Terbuat dari gelas dengan indexs bias lebih kecil dari core, merupakan selubung dari core, sangat mempengaruhi sudut kritis.

c. Coating (jaket)
Berfungsi sebagai pelindung mekanis dan tepat kode warna. Terbuat dari bahan plastic, berfungsi melindungi serat optic dari kerusakan.



Cara Kerja

Mungkin Anda sudah menangkap maksud dari fiber optik secara garis besar, yaitu media komunikasi data yang terbuat dari kaca. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana sepotong kaca dapat memiliki kemampuan melewatkan data Anda? Apakah sepotong kaca dapat melewati pulsa-pulsa listrik? Atau dalam bentuk apa data Anda dibawa melalui sepotong kaca ini?

Jika berhubungan dengan alat-alat optik, maka alat-alat tersebut akan erat sekali hubungannya dengan cahaya dan sistem pencahayaan. Jika serat optik yang digunakan sebagai media, maka yang akan lalu-lalang di dalamnya tidak lain dan tidak bukan adalah cahaya.

Seberkas cahaya akan digunakan sebagai pembawa informasi yang ingin Anda kirimkan. Cahaya informasi tersebut kemudian ditembakkan ke dalam media fiber optik dari tempat asalnya. Kemudian cahaya akan merambat sepanjang media kaca tersebut hingga akhirnya cahaya tadi tiba di lokasi tujuannya. Ketika cahaya tiba di lokasi tujuan, maka pengiriman informasi dan data secara teori telah berhasil dikirimkan dengan baik. Dengan demikian, maka terjadilah proses komunikasi di mana kedua ujung media dapat mengirim dan menerima informasi yang ingin disampaikan.





Sumber :  http://id.wikipedia.org/wiki/Serat_optik
                  http://efendybloger.blogspot.com/2012/11/Apa-itu-Fiber-Optik-dan-Bagaimana-Cara-Kerjanya.html
                   http://newsinfopedia.org/pengertian-kabel-fiber-optic.html



Read more...

Selasa, 22 Oktober 2013

JARINGAN INTERNET VIA KABEL LISTRIK



Jaringan internet murah via kabel listrik dari PLN. Ini adalah terobosan baru yang dilakukan oleh PT.PLN (persero) melalui anak perusahaannya PT. Indonesia Comnets Plus PT Icon Plus. Bagi masyarakat perkotaan, internet sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Pekerjaan rumah dan tugas siswa dapat dikerjakan di internet. Apabila kita menggunakan internet di warnet kita harus mengunakan biaya mahal. Apalagi jika kita berlangganan sendiri di rumah, besar sekali biaya yang harus dikeluarkan. Dengan menggunakan internet via kabel listrik maka akan lebih murah. Teknologi ini disebut komunikasi kabel litrik (powrline communication).



Anak perusahaan PLN yang bernama PT. Indonesia Comnets Plus (PT Icon Plus) telah menyediakan internet via kabel listrik. Cara kerja teknologi ini adalah dengan memindahkan sinyal-sinyal data frekuensi tinggi melalui jaringan kabel, sama dengan yang dipakai untuk membawa arus listrik ke rumah-rumah pelanggan.

Sinyal data sebenarnya tidak dapat melalui trafo atau alat penurun tegangan yang terdapat di gardu-gardu listrik. Oleh karena itu dibutuhkan alat yang dapat memadukan sinyal data dengan arus listrik tegangan rendah. Alat ini disebut unit pengkonsentrasi (concentrator unit).


Internet via kebel listrik juga membutuhkan modem. Modem pada sistem komunikasi kabel listrik disebut terminal jaringan (network termination). Selain itu, pengguna di rumah-rumah juga harus menyediakan router. Router adalah alat yang berfungsi untuk menyaring sinyal data dan memasukkannya ke peralatan elektronik, termasuk kmputer untuk internet atau telepon.
Sistem komunikasi kabel listrik termasuk komunikasi pita lebar (broadband) karena mampu mengirim data dengan kecepatan 2 hingga 4,5 MB per detik. Dengan demikian kecepatan internet via kabel listirk lebih cepat 15-30 kali daripada ISDN (Integrated Services Digital Network) atau jaringan komunikasi digital dunia.
Teknologi komunikasi kabel listrik telah dirintis sejak dasawarsa 1940an. Teknologi ini digunakan perusahaan listrik untuk mengukur pemakaian listrik dari jarak jauh dan mengendalikan peralatan di area jaringan mereka. Pada saat ini, di Amerika mulai merintis penggunaan kabel listrik untuk memberikan layanan akses bagi pelanggan listrik.


Berdasarkan uji coba penggunaan internet via kabel listrik yang telah dilakukan oleh PT Icon Plus ternyata penggunaan internet via kabel listrik terbukti aman bagi pengguna dan kemampuannya juga tidak perlu diragukan. Internet ini juga aman dari kemungkinan peralatan tersambar petir karena beroperasi pada waktu hujan.
Penggunaan internet via kabel listrik tidak menyebabkan lonjaknya biaya listrik, pelanggan hanya menambah biaya Rp10.000 per bulan., murah sekali bukan? silakan hubungi kantor cabang PLN terdekat untuk informasi lebih lanjut atau kunjungi situs resminya di www.iconpln.net.id atau silakan klik disini untuk mengubungi publik relationship. Sekian ulasan dari saya mengenai Jaringan Internet Murah Via Kabel Listrik PLN semoga bermanfaat. Disadur secara lengkap dari gudangmateri






Sumber : http://www.hasbihtc.com/jaringan-internet-murah-via-kabel-listrik-pln.html


Read more...